JAKUT – Mediator Jurnal TV Kegiatan pengerukan gorong-gorong di wilayah Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, diduga menjadi penyebab terganggunya pasokan air bersih Perusahaan Air Minum (PAM) ke sejumlah lingkungan warga.
Gangguan ini sudah berlangsung selama tiga hari dan dirasakan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Wilayah yang terdampak meliputi RW 05 (RT 02 dan RT 03) serta RW 06 (RT 07, RT 08, dan RT 09). Warga melaporkan bahwa selain aliran air PAM yang terputus dan keruh, sisa material bekas pembongkaran gorong-gorong juga belum disiram, sehingga debu beterbangan dan mengganggu kenyamanan lingkungan.
Salah satu warga setempat menyampaikan bahwa pembangunan dan perbaikan gorong-gorong sebenarnya sangat dibutuhkan untuk mencegah banjir saat musim hujan tiba. Namun, pelaksanaan pekerjaan yang tidak memperhatikan dampak sampingan justru merugikan masyarakat.
"Kami sangat mendukung perbaikan saluran air ini agar tidak banjir lagi saat hujan. Namun sayangnya, imbasnya air PAM jadi kotor dan jalanan penuh debu. Sudah tiga hari begini, belum ada perbaikan dari pelaksana proyek," ungkap warga.
Warga meminta pihak pelaksana pekerjaan, baik CV maupun PT yang menangani proyek ini, segera berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air Kotamadya Jakarta Utara serta Pemerintah Kota Jakarta Utara. Hal ini untuk memastikan gangguan pasokan air segera diatasi, serta kebersihan dan keamanan jalanan segera dipulihkan demi kenyamanan bersama.
Laporan: Toni Hermanto
Kepala Per
Daerah
BREAKING
Pengerukan Gorong-gorong Kalibaru Cilincing Diduga Ganggu Pasokan Air PAM dan Debuti Jalanan, Warga Minta Tindakan Tegas
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar